You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Sungairaya Dalam
Desa Sungairaya Dalam

Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat

POTENSI KARHUTLA MASIH TERJADI HINGGA AKHIR FEBRUARI, DESA SUNGAI RAYA DALAM SIAPKAN SUMUR BOR DAN BAK AIR.

Administrator 12 Februari 2021 Dibaca 380 Kali
POTENSI KARHUTLA MASIH TERJADI HINGGA AKHIR FEBRUARI, DESA SUNGAI RAYA DALAM SIAPKAN SUMUR BOR DAN BAK AIR.

Desa Sungai Raya Dalam : minimnya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Kubu Raya khususnya di Desa Sungai Raya Dalam mulai terpantau titik panas (hotspot). Yang mana pada hari Minggu (14/2/2021) kemarin terpantau terjadi kebakaran lahan di Desa Sungai Raya Dalam kecamatan Sungai Raya. Untuk mengantisipasi semakin meluasnya jumlah hotspot akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pemerintah daerah setempat melakukan langkah-langkah terukur dan solusi kongkrit sehingga Karhutla bisa diminimalisir dengan menempatkan bak air tidak jauh dari pembangunan sumur bor. 

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, setelah mengetahui informasi dari warga pada hari Jum’at (12/2/2021) telah  terjadi kebakaran lahan di desa Serdam, secara spontan pada hari Minggu kemarin dirinya dan Kepala BPDB Mohtarbersama jajaran meninjau langsung lokasi kebakaran lahan yang sudah mendekati pemungkinan warga dan bangunan sekolah. 

Kondisi ini, bukan hanya resiko kerugian material maupun lahan yang terbakar, namun juga masalah kesehatan warga terutama penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama TNI/Polri, Manggala Agni dan BPBD bergerak dengan cepat memadamkan api di lokasi kebakaran, sehingga kebakaran tidak semakin meluas. 

Bupati Kuburaya juga meminta kepada warga yang wilayahnya memiliki lahan gambut untuk membuat tempat penampungan air yang memiliki kapasitas empat kubik yang berdekatan dengan lokasi sumur bor, sehingga ketika lahan itu terbakar, warga tidak terlalu repot untuk menyiram lahan yang terbakar.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image